Pernahkah kita merasa bingung, kenapa sang buah hati begitu mudah terpancing amarahnya hingga berbuat kasar terhadap teman atau orang-orang di sekitarnya? Biasanya anak akan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang terlintas di pikirannya berdasarkan apa yang dilihatnya. Jika anak sering melihat orang yang sedang berkelahi tanpa pengawasan orangtua, maka ia akan mengatakan bahwa itu adalah hal yang benar. Sehingga banyak anak yang akan meniru hal tersebut sehingga menyakiti temannya.

Ayah dan Bunda yang dirahmati Allah.

Akhlah adalah hal terpenting yang harus kita tanam di dalam diri anak-anak kita. Akhlak yang baik akan mengantarkan anak-anak kita menjadi pribadi yang baik di masa yang akan datang. Sehingga penanaman akhlak pada anak harus didahulukan sebelum mereka berinteraksi dengan teman-temannya. Ketika anak mulai menunjukkan akhlak yang buruk kepada temannya, maka kita sebaiknya memberika contoh yang baik terhadap anak kita. Apabila ia menyakiti temannya, maka ajak ia untuk minta maaf dan berikan alasan dengan menghadirkan kebaikan-kebaikan apabila kita memaafkan orang lain. Apabila anak kita disakiti oleh temannya, maka ajak anak untuk tidak membalas perilaku buruk temannya dengan tindakan yang buruk pula. Namun berikan balasan berupa kebaikan-kebaikan seperti bersabar, memaafkan kesalahan temannya, dll. Dengan selalu memberikan contoh yang baik maka suatu hari nanti, anak kita akan menjadi anak yang mampu mengontrol amarah dan mudah memaafkan kesalahan orang lain.

Rumah Bermain Bilal menghadirkan solusi untuk ayah dan bunda yang membutuhkan cara agar akhlak yang baik dapat tertanam dalam diri buah hatinya. Rumah Bermain Bilal mengedepankan adab dan karakter sebagai pembelajaran wajib di setiap jenis kelasnya. Namun, Rumah Bermain Bilal membutuhkan sinergi yang kuat dengan orangtua sehingga pembinaan adab dan karakter pada anak bukan hanya ketika sang buah hati berada di Rumah Bermain Bilal, tetapi juga di rumah.

Leave Your Reply