Satu kelas di Rumah Bermain Bilal hanya berkapasitas 3-5 anak dengan 1 orang tutor. Bukankah ini rasio yang teramat kecil dan mahal?

Ayah & bunda yang budiman. Faktanya, hingga saat ini Rumah Bermain Bilal tetap bisa menyediakan pendidikan terbaik dengan biaya terjangkau, bukan?

Ada hal yang kami prioritaskan dan kemudian membuat Rumah Bermain Bilal tetap konsisten dengan ukuran kelas mini tersebut, yaitu kualitas. Dengan rasio 3-5 anak per tutor, kami ingin memacu capaian pembelajaran dan kualitas pendidikan itu sendiri. Jika rasionya diubah menjadi 15-20 anak per tutor, maka yang terjadi tak akan lagi sama. Kami tak ingin menggadaikan kualitas demi kuantitas semata.

Apalagi saat ini permasalahan anak makin kompleks dan terus berkembang. Hadirnya gadget-gadget baru diiringi dengan arus informasi yang makin cepat membawa pengaruh besar bagi perkembangan psikis anak. Belum lagi game-game yang kini bisa mereka akses dan mainkan dengan mudah dari perangkat-perangkat tersebut. Masalah yang dihadapi anak kian tumbuh dan membutuhkan penanganan serius dari tutor.

Tak hanya itu, Rumah Bermain Bilal sejak awal telah berkomitmen mengasah potensi anak sebagaimana seharusnya pendidikan itu berjalan, mulai dari aspek afektif, kognitif dan psikomotorik. Mungkin saja dengan jumlah anak yang banyak di satu kelas, kemampuan kognitif anak masih bisa dikembangkan. Tapi tidak dengan afektif dan psikomotorik. Kedua hal ini membutuhkan penanganan yang intens dan fokus.

Rumah Bermain Bilal mengkedepankan akhlak dan karakter di setiap program-programnya. Bagi kami ini persoalan yang begitu diperhatikan dan diprioritaskan. Untuk mewujudkannya, kami harus menciptakan suasana kelas yang mampu dikuasai oleh tutor. Tutor mesti memahami kondisi masing-masing anak, juga kebutuhan mereka.