Ayah & bunda yang dirahmati Allah,

Sebagai seorang muslim, tak ada satupun di antara kita yang ingin memiliki anak durhaka dan jauh dari syariat Islam. Sejak sang buah hati masih berada di dalam kandungan, do’a dan harapan selalu dipanjatkan agar anak menjadi pribadi yang sholeh dan sholeha kelak. Begitupun ketika mereka terlahir ke dunia, harapan tersebut makin kuat dan kita pun mulai merancang pola pengasuhan dan pendidikan yang akan didapatkan oleh anak nantinya.

Namun terkadang komitmen kita terhadap pendidikan untuk menghasilkan anak yang sholeh dan sholeha diuji dengan tuntutan lingkungan. Kemampuan anak dalam membaca dan mempelajari Al-Qu’an sering kali dikalahkan oleh tuntutan agar anak bisa lebih unggul dalam mata pelajaran. Kewajiban mengajarkan anak Al-Qu’an tidak lagi menjadi prioritas. Orangtua cenderung mendorong anak untuk mahir dalam bahasa asing, sains, dan ilmu lainnya. Waktu yang dimiliki anak untuk mempelajari Al-Qur’an makin sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

Ayah & bunda, apakah kita lupa dengan cita-cita agar mereka menjadi pribadi yang sholeh dan sholeha?

Subhanallah. Ilmu agama adalah hal yang mesti dipahami oleh anak, dan salah satu bagian terpenting dalam mempelajari Islam adalah Al-Qur’an yang merupakan pedoman bagi setiap orang yang beriman. Allah Ta’ala telah menurunkan Al-Quran kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam untuk terus menjadi pegangan manusia yang utama. Mengajarkan Al-Qur’an pada anak merupakan kewajiban setiap orangtua terhadap anak-anak mereka.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam salah satu hadist bersabda:

“Hak anak atas orangtuanya ada tiga: memilihkan nama yang baik ketika lahir, mengajarkan kitabullah (Al-Qur’an) ketika mulai berpikir dan menikahkannya ketika dia dewasa.” (HR. Ahmad)

Allah Ta’ala juga mengganjal para pembaca dan pengamal Al-Qur’an dengan nikmat yang teramat besar. Kiranya nikmat-nikmat ini bisa menyadarkan kita betapa pentingnya mengajarkan Al-Qur’an pada anak agar mereka tumbuh sebagai manusia sholeh atau sholeha serta selamat dunia dan akhirat. Berikut 6 hadist yang menjelaskan keutamanaan membaca Al-Qur’an:

Pertama, Al-Qur’an akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat. Dari Abu Amamah radiallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bacalah Al-Quran, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)

Kedua, pembaca Al-Qur’an mendapatkan predikat sebagai insan terbaik. Dari Usman bin Affan radiallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tarmidzi)

Ketiga, orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama malaikat di akhirat. Dari Aisyah radiallahu ‘anha berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka ia akan Bersama malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim)

Keempat, pembaca Al-Qur’an yang belum lancar akan mendapatkan pahala dua kali lipat saat belajar membacanya. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dan orang yang membaca Al-Qur’an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia mendapat dua pahala.” (HR. Bukhari Muslim)

Kelima, pembaca Al-Qur’an diangkat derajatnya oleh Allah Ta’ala. Dari Umar bin Khattab radiallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an), dan dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain.” (HR. Muslim)

Keenam, pembaca Al-Qur’an akan mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya. Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)

Masya Allah. Begitu mulianya pembaca Al-Qur’an dan orang-orang yang mengamalkannya di hadapan Allah Ta’ala. Tentunya 6 hadist di atas memberi gambaran bagi kita betapa pentingnya mengajarkan Al-Qur’an pada anak sedini dan sebaik mungkin karena inilah kitab yang akan memberikan keselamatan bagi buah hati, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Kami menyadari di zaman yang penuh dengan kesibukan dan tuntutan seperti ini, sebagai orangtua kita sering kali memiliki keterbatasan waktu untuk mengajarkan Al-Qur’an pada anak. Sedangkan mempercayakan pembelajaran anak di lembaga-lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang ada juga terkadang berisiko, baik terhadap pergaulan sosial anak, efektivitas belajarnya, hingga perkembangan psikologis anak.

Alhamdulillah, dengan rahmat Allah Ta’alaRumah Bermain Bilal berhasil menggagas program “Sore Mengaji” yang memang dirancang khusus untuk membantu orangtua dalam mengajarkan Al-Qur’an bagi buah hati mereka. Program pendidikan ini dijalankan dengan metode khusus yang teruji mampu membuat anak belajar lebih cepat. Selain itu, materi akhlak, karakter, iman dan taqwa juga melengkapi pembelajaran anak sebagai pembentuk pribadi yang sholeh dan sholeha.

Kami tentu berharap keberadaan program ini bisa menjadi solusi bagi para orangtua di tengah kesibukan dan rutinitas. Jika ayah & bunda membutuhkan informasi mengenai program ini, atau mendaftarkan sang buah hati untuk mengikuti program “Sore Mengaji”, silahkan hubungi kami melalui telepon pada 08137186122 (Ummi Eva) atau kunjungi Rumah Bermain Bilal di Jl. Ikhlas No. 2i, Pekanbaru-Riau.

Semoga Allah Ta’ala merahmati kita dengan anak-anak yang sholeh dan sholeha. Aamiin ya Robbal’alamin.